Barisan Merah Putih RI Teluk Bintuni Resmi Dilantik, Samuel Mandowen : Siap Kawal Program Pemerintah

Ketua DPD BMP RI, Provinsi Papua Barat, Samuel Mandowen menyerahkan bendera pataka kepada ketua DPC BMP RI Kabupaten Teluk Bintuni Kenny Kinderwara. (Foto/Susi)
BINTUNI, SuaraTeluk.co – Dewan Pimpinan Cabang Barisan Merah Putih (BMP) Republik Indonesia Teluk Bintuni resmi memiliki kepengurusan baru untuk masa bakti 2026-2031. Pelantikan ketua DPC BMP RI teluk bintuni Kenny Kinderwara beserta jajaran pengurus berlangsung di aula KPU pada Jumat (28/8/2026). Di lantik oleh Ketua Dewan Pimpinan Barisan Merah Putih (BMP) Provinsi Papua Barat, Samuel Mandowen.
Prosesi pelantikan tersebut di pimpin langsung Ketua Pimpinan Daerah BMP RI, Provinsi Papua Barat, Samuel Mandowen. Hal ini menjadi momentum penting bagi BMP Teluk Bintuni untuk memperkuat organisasi sekaligus menegaskan komitmen mengambil bagian dalam pembangunan daerah dan memperjuangkan kepentingan masyarakat, khususnya generasi muda Papua.
Dalam sambutannya Samuel Mandowen menegaskan bahwa pelantikan bukan sekadar seremoni organisasi. Namun pelantikan tersebut menjadi awal bagi seluruh pengurus untuk menjalankan amanah organisasi dengan penuh tanggungjawab. Pelantikan hari ini bukan sekadar kegiatan seremonial organisasi. Lebih dari itu, pelantikan ini merupakan awal dari sebuah tanggung jawab dan pengabdian,” Ujar Samuel.

Usai ppelantikan Ketua DPD BMP RI Provinsi dan Ketua DPC Teluk Bintuni serta pengurus yang baru di lantik adakan foto bersama dengan Bupati Teluk Bintuni. (Foto/Susi)
Samuel Mandowen menegaskan, seluruh pengurus DPC BMP Kabupaten Teluk Bintuni siap bersinergi dengam Pemerintah daerah dan seluruh masyarakat dalam mendukung pembangunan di Teluk Bintuni.
Kendati itu, Samuel mengingatkan agar BMP tidak hanya muncul ketika ada kepentingan tertentu. Maka dari itu ia menegaskan bahw Barisan Merah Putih harus hadir setiap saat, mendengar aspirasi masyarakat, serta memperjuangkan kepentingan generasi muda dan ikut mengambil bagian dalam pembangunan daerah. Tambanya
Samuel Samuel mengatakan Kabupaten Teluk Bintuni memiliki potensi besar yang harus dilihat sebagai peluang oleh generasi muda. Oleh karena itu, BMP Teluk Bintuni diminta membuka ruang yang lebih luas bagi anak-anak muda untuk berkembang, berkarya dan mengambil peran dalam pembangunan.
Menurutnya, kekuatan organisasi tidak hanya terletak pada struktur kepengurusan, akan tetapi pada kemampuan kader dalam membangun komunikasi dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Sehingga Ia meminta seluruh kader menjaga kekompakan dan tidak mudah terpecah akibat perbedaan pandangan.
“Berbeda pandangan itu hal biasa dalam organisasi tetapi kita harus tetap memiliki satu tujuan, yaitu membangun organisasi yang kuat dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” Ujarnya
Selanjutnya Samuel menegaskan BMP Papua Barat terus berkomitmen membangun sinergi dengan pemerintah daerah, lembaga adat, tokoh agama, organisasi kepemudaan, dunia usaha dan seluruh elemen masyarakat.
Ia mengingatkan kader BMP agar tidak hanya menjadi organisasi yang gemar menyampaikan kritik, tetapi harus mampu menghadirkan gagasan dan solusi.
Samuel berharap DPC BMP Teluk Bintuni dapat menjadi wadah bersama bagi generasi muda untuk berproses, belajar, berkarya dan mengabdi. Ia juga mengajak pengurus yang baru dilantik untuk memulai kerja dari hal-hal sederhana, seperti membangun komunikasi dengan masyarakat, menyusun program yang menyentuh kebutuhan generasi muda serta membuka ruang bagi anak-anak muda untuk berkembang.
Dalam kesempatan tersebut, Samuel juga mengulas kembali perjalanan perjuangan BMP bersama sejumlah tokoh Papua dan Papua Barat dalam memperjuangkan keterwakilan Orang Asli Papua (OAP) di lembaga legislatif.
Ia menyebut perjuangan tersebut ditempuh melalui proses judicial review terhadap Undang-Undang Otsus Tahun 2001, khususnya Pasal 2 dan Pasal 4, hingga ke Mahkamah Konstitusi (MK).
Samuel mengatakan proses tersebut berlangsung sekitar dua tahun di Jakarta dan melibatkan sejumlah tokoh dari Papua maupun Papua Barat.Ia menyebut putusan MK Nomor 116/PUU-VII/2009 menjadi bagian penting dari perjalanan perjuangan tersebut. Oleh Karena itu, Samuel meminta generasi penerus BMP memahami sejarah organisasi dan melanjutkan perjuangan tersebut melalui kerja-kerja nyata.
“Jaga nama baik organisasi, jaga kepercayaan masyarakat, jaga persatuan dan jadikan Barisan Merah Putih Kabupaten Teluk Bintuni sebagai rumah bersama untuk berproses, belajar, berkarya dan mengabdi,” Tambah Samuel
Sebelum menutup sambutan, Samuel menyampaikan selamat kepada seluruh pengurus DPC BMP RI Kabupaten Teluk Bintuni yang telah dilantik. Selamat menjalankan amanah, selamat bekerja dan mengabdi. BMP bersatu, BMP bangkit, BMP bergerak untuk Papua Barat, tutup Samuel. (Susi)
