Lahan Kosong di Jalan Bintuni–Manimeri Terbakar, Tim Karhutla Polres Bintuni Bergerak Cepat Padamkan Api

personil Siaga kebakaran hutan dan lahan hendak memadamkan api di lokasi kebakaran.
BINTUNI, SuaraTeluk.co – Personel siaga kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) Satuan Samapta Polres Teluk Bintuni bergerak cepat menangani kebakaran lahan kosong di Jalan Raya Bintuni–Manimeri, tepatnya di depan Kantor Polisi Militer Kabupaten Teluk Bintuni, Distrik Bintuni, Kamis (17/9/2026).
Penanganan dilakukan setelah personel menerima informasi kebakaran sekitar pukul 13.00 WIT. Selanjutnya, pada pukul 13.15 WIT, personel siaga Karhutla bergerak menuju lokasi untuk melakukan pemadaman.
Kapolres Teluk Bintuni AKBP Marully Rachmat Azwar, S.H., S.I.K., M.M., melalui Ka Tim Siaga Karhutla Polres Teluk Bintuni, Iptu Stenly Ayub Marani, S.H., selaku Kasat Samapta, menjelaskan bahwa penanganan dilakukan sebagai bentuk kesiapsiagaan kepolisian dalam merespons kejadian kebakaran lahan yang berpotensi meluas.
“Personel siaga Karhutla langsung bergerak setelah menerima informasi kebakaran. Kami mengerahkan personel dan kendaraan pemadam untuk melakukan penanganan di lokasi,” jelas Iptu Stenly.
Pemadaman api tersebut melibatkan seluruh personel siaga Karhutla Sat Samapta Polres Teluk Bintuni. Dalam proses pemadaman, personel menggunakan satu unit Truck AWC dan satu unit Truck Dalmas Sat Samapta Polres Teluk Bintuni.
Berdasarkan laporan di lapangan, lokasi kebakaran banyak ditumbuhi rumput ilalang yang mudah terbakar. Kondisi cuaca panas dan tiupan angin turut menyebabkan api cepat membesar serta menyebar, sehingga proses pemadaman memerlukan penanganan secara intensif.
Laporan juga menyebutkan adanya aktivitas pembukaan lahan kebun dengan cara membakar yang diduga turut memicu meluasnya api. Namun, penyebab pasti kebakaran masih perlu dipastikan melalui pemeriksaan lebih lanjut.
Sementara itu, Kasihumas Polres Teluk Bintuni, Iptu Ludfi Hakim Iha, S.H., mengimbau masyarakat agar tidak melakukan pembakaran lahan secara sembarangan.
“kepada masyarakat kami imbau untuk tidak membuka lahan dengan cara membakar, terlebih dalam kondisi cuaca panas dan angin kencang. Hal ini dapat meningkatkan risiko kebakaran serta membahayakan lingkungan dan pengguna jalan,’ ujar Iptu Ludfi.
Kendati itu, Ludfi menegaskan pentingnya kewaspadaan dan kepedulian masyarakat dalam mencegah kebakaran hutan dan lahan, serta mengajak seluruh pihak untuk segera melaporkan apabila menemukan titik api atau kejadian kebakaran di wilayahnya. (Susi)
