Youth Camp Phapeda, drg. Alfons Manibuy ; Generasi Muda Saat Ini Masa Depan Teluk Bintuni Dibentuk

drg. Alfons Manibuy, DESS., dan Bupati Yohanis Manibuy, SE.MH., berjabat tangan saat usai menabuh tiap pembukaan acara Youth Camp. (Foto/Susi)
BINTUNI, SuaraTeluk.co – Anggota DPR RI, drg. Alfons Manibuy, DESS, menjadi pembicara di acara Youth Camp yang diselenggarakan oleh Yayasan Phapeda Teluk Bintuni selama 3 hari dilaksanakan di Resto To Be, Kalitubi Teluk Bintuni, Provinsi Papua Barat. Senin (26/10/2026).
Disampaikan drg. Alfons Manibuy bahwa Pembangunan daerah tidak cukup hanya dengan membangun jalan, gedung, dan berbagai infrastruktur lainnya. Menurutnya, kualitas manusia yang akan mengelola masa depan daerah juga harus disiapkan sejak dini.
Youth Camp yang diselenggaran terssbut mengusung tema “Bersama Kita Membangun Generasi Muda yang Berkarakter Positif dan Peduli untuk Teluk Bintuni,”. Kegiatan Youth Camp ini dinikuti sebanyak 115 terdiri dari kalangan pelajar, pemuda, sanggar seni, komunitas, dan unsur gereja. Perlu di ketahui bahwa Youth Camp ini berlangsung sejak 26 hingga 28 Oktober 2026 dengan menghadirkan pembicara yang handal.

Dari kegiatan Yiuth Camp ini, drg. Alfons Manibuy mengapresiasi peserta yang bersedia mengikuti pembinaan karakter ini. Menurutnya, generasi muda Teluk Bintuni memiliki potensi besar, tetapi membutuhkan pendidikan, pendampingan, serta ruang untuk mengembangkan kemampuan dan karakter. Ujar drg. Alfons Manibuy.
Menurut anggota DPR RI Alfons Manibuy yang juga mantan Bupati Teluk Bintuni periode 2005-2015 itu, bahwa pembangunan SDM tidak dapat dilakukan secara instan. Namun, pendidikan dan pembentukan karakter membutuhkan proses panjang, konsistensi, serta keterlibatan banyak pihak.
Kualitas pendidikan dan pembinaan yang diberikan kepada anak-anak hari ini akan menentukan kemampuan untuk memimpin dan membangun daerah pada masa mendatang.
Kendati itu, Alfons mengapresiasi perhatian Pemerintah Kabupaten Teluk Bintuni terhadap pendidikan dan pembinaan pemuda, sembari berharap komitmen tersebut diperkuat melalui kebijakan dan penganggaran yang berkelanjutan.Olehnya itu, Alfons berharap Youth Camp tidak hanya di agenda untuk kegiatan seremonial.
Gagasan dan rekomendasi yang lahir dari forum tersebut, menurutnya perlu dipertimbangkan sebagai masukan bagi program pembangunan, terutama yang berkaitan dengan peningkatan kualitas generasi muda. Ia mengajak pemerintah daerah, aparat terkait, gereja, yayasan, para pendamping, dan media untuk mengambil bagian dalam membangun generasi muda yang berkarakter, memiliki jiwa kepemimpinan, serta peduli terhadap sesama dan lingkungan.
Kendati itu, Alfons berpesan kepada peserta agar manfaatkan kesempatan ini untuk belajar, mengenali potensi diri, dan menyerap pengalaman para narasumber. Setiap anak muda, menurutnya, memiliki peluang untuk berkontribusi bagi Teluk Bintuni sesuai kemampuan dan bidang masing-masing.
Pembangunan manusia memang tidak selalu memperlihatkan hasil secepat pembangunan fisik. Namun, dari pendidikan, karakter, dan kesempatan yang diberikan kepada generasi muda hari ini, masa depan Teluk Bintuni sedang dibentuk. Ujar drg. Alfons Manibuy., DESS. (Susi)
