Sebanyak 60 Orang Ikuti Diklat Satpol-PP, Ini Pesan Bupati Kepada Peserta

BINTUNI, SuaraTeluk.co – Pemerintah Kabupaten Teluk Bintuni melalui Dinas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol-PP) melaksanakan pendidikan dan pelatihan satuan pamong Praja kepada 60 orang peserta. Kegiatan berlangsung di aula KPU, pada Selasa (27/10/2026).
Adapun materi pelatihan meliputi, tugas dan fungsi Satpol-PP, penegakan peraturan daerah, ketertiban umum, perlindungan masyarakat, serta pembinaan kedisiplinan dan etika aparatur.
Kabid Linmas Satpol-PP Teluk Bintuni, Ganem Seknun berharap melalui diklat ini, seluruh peserta dapat meningkatkan kompetensi dan menjalankan tugas secara tegas, profesional, displin serta humanis dalam melayani masyarakat.
Ia menyampaikan terima kasih kepada pemerintah daerah serta seluruh pihak yang mendukung terselenggaranya kegiatan diklat ini. Tak lupa pula Ganem mengucapkan terima kasih kepada pemateri, instruktur dan pelatih yang nantinya akan membina dan melatih peserta diklat.
Bupati Teluk Bintuni, Yohanis Manibuy, SE.,MH., secara resmi membuka acara diklat yang diselenggarakan oleh Satpol-PP Teluk Bintuni. Dalam konteks pembangunan Teluk Bintuni SERASI, ketertiban merupakan salah satu landasan yang penting di mana seluruh program pembangunan akan berjalan lebih baik apabila masyarakat menaati aturan, fasilitas umum terjaga, aktivitas sosial dan ekonomi berlangsung tertib, serta hak setiap warga dihormati. Ujar Bupati
Sehingga disinilah peran Satpol PP menjadi sangat penting, khususnya dalam menegakkan peraturan daerah dan peraturan kepala daerah, menjaga ketertiban umum dan ketenteraman masyarakat, serta memberikan perlindungan kepada masyarakat. Satpol PP harus hadir sebagai perangkat daerah yang memastikan peraturan bukan sekadar ada namun benar-benar dilaksanakan.
Untuk itu, dalam kesempatan teesebut Bupati menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mempersiapkan kegiatan yang sangat baik ini, terutama dalam relevansinya dengan pembangunan daerah yang mesti berlangsung dalam suasana tertib, aman, dan kondusif.
Melalui diklat ini, besar harapannya Satpol PP makin kuat berperan sebagai penegak peraturan daerah yang profesional, dan mampu menjawab kebutuhan serta dinamika masyarakat Kabupaten Teluk Bintuni.
Olehnya itu, kepada para narasumber dan instruktur, Bupati berharap materi dan pelatihan diberikan secara terarah, praktis, dan sesuai dengan tantangan tugas di lapangan. Dan kepada seluruh peserta, ada beberapa hal yang di harapkan dapat menjadi perhatian, antara lain:
Pertama, tingkatkan pemahaman terhadap peraturan dan kewenangan. Dengan demikian, penegakan perda dapat dilakukan secara tepat, terukur, dan dapat dipertanggungjawabkan.
Kedua, laksanakan penegakan perda secara tegas dan humanis. Tujuan kita bukan semata-mata menindak pelanggaran, tetapi membangun kesadaran masyarakat agar semakin patuh terhadap aturan.
Ketiga, tingkatkan disiplin, kesiapsiagaan, dan koordinasi dalam menghadapi gangguan ketertiban umum, sekaligus membangun kerja sama dengan TNI, Polri, perangkat daerah, dan unsur terkait sesuai kewenangan masing-masing.
Keempat, pastikan hasil diklat berdampak pada kinerja. Saya berharap setelah mengikuti pelatihan ini, terdapat perubahan nyata dalam cara bekerja, sikap, keterampilan, dan kualitas pelayanan personel. Kasatpol PP perlu memastikan hasil diklat diterapkan melalui pembinaan, pengawasan, dan evaluasi secara berkelanjutan.
“Demikian penyampaian saya. Akhirnya, semoga kegiatan ini berjalan lancar dan menghasilkan personel Satpol PP yang semakin disiplin, berintegritas, profesional, dan tangguh dalam menegakkan peraturan daerah, sehingga tercipta ketertiban umum, ketenteraman masyarakat, dan lingkungan yang kondusif bagi terwujudnya Teluk Bintuni SERASI,”. Ujar Bupati
Perlu dI ketahui bahwa diklat Satpol-PP ini berlangsung selama lima hari yakni di mulai 27 hingga 31 Oktober 2026. (Susi)
