Kematian Pratu andi Syarif Bugis, keluarga Desak Penyelidikan Independen, George Carold Jeffrey Ubra : Hukum Harus Ditegakan Jangan Ada yang Ditutupi

Keluarga Pratu Andi Syarif Bugis (foto/ST)
BINTUNI, SuaraTeluk.co – Keluarga Pratu Andi Syarif Bugis, George Carold Jeffrey Ubra mendesak agar kasus kematian Pratu andi Syarif Bugis diusut secara transparan melalui penyelidikan yang independen, menyeluruh, dan objektif.
George Carold Jeffrey Ubra menegaskan, kematian Pratu Andi Syarif Bugis tidak boleh diperlakukan semata-mata sebagai persoalan pelanggaran disiplin internal militer, melainkan harus ditelusuri sebagai dugaan tindak pidana yang membutuhkan proses hukum secara serius. Ujar Jeffrey. Rabu (2/10/2026)
Ia menilai, keterbukaan dalam penanganan perkara menjadi hal penting untuk menjawab pertanyaan keluarga dan masyarakat sekaligus memastikan bahwa setiap pihak yang terbukti terlibat dapat dimintai pertanggungjawaban sesuai ketentuan hukum yang berlaku.
Kendati itu, Ia meminta aparat yang berwenang mengusut perkara tersebut secara tuntas, termasuk menelusuri kronologi kejadian, dugaan keterlibatan pihak-pihak tertentu, serta memastikan tidak ada upaya melindungi siapa pun apabila ditemukan bukti keterlibatan dalam tindak pidana.

Jenazah Pratu Andi Syarif saat di masukan ke dalam Peti. (Foto/ST)
Menurutnya, proses hukum harus mengedepankan objektivitas dan tidak boleh berhenti hanya pada pemeriksaan internal apabila bukti-bukti yang ditemukan menunjukkan adanya dugaan tindak pidana.
Ia katakan bahwa kasus ini harus dibuka secara transparan. Jangan sampai ada fakta yang disembunyikan atau pihak tertentu yang dilindungi. Keluarga korban berhak mendapatkan kejelasan dan keadilan atas kematian Pratu Andi Syarif Bugis.
“Kami iklas atas meninggalnya anak kami tapi kami keluarga tidak akan tinggal diam saja kami tetap mencari keadilan untuk anak kami,” Ujar George (ST)
